KEDUDUKAN LEMBAGA PERTAHANAN DALAM MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.33061/jgz.v10i1.4686Abstract
Pada tahun 2020, Tanah Air Indonesia terkena virus ialah pandemic COVID-19 (coronavirus disease 2019). Keterkaitan lembaga pertahanan sangat penting untuk menghadapi keadaan yang berbahaya pada kesehatan global yang sudah muncul semejak awal Pandemi COVID-19 datang di Negara Indonesia, di awali dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai pada pelaksanaan new normal. Keterkaitan tersebut mengakibatkan terjadinya fakta dan opini. Beberapa pihak menanggapi sebagai sesuatu yang normal tetapi sebagian pihak lainnya mengkritik hal yang penting tentang keterkaitan lembaga pertahanan dan juga berpusat pada kedudukan kedua lembaga pertahanan yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk menanggulangi pandemi COVID-19. Metode yang di pergunakan yaitu dengan menggunakan data kualitatif. Orang yang meneliti juga menggunakan teori kedudukan serta rancangan pertahanan negara dalam penindakan pandemi COVID-19. Hasilnya menampilkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempunyai kedudukan yang sangat penting diberbagai macam bidang yaitu bidang keamanan ,kesehatan ,serta sosial-ekonomi dalam upaya mengatasi pandemi COVID-19 yang ada di Indonesia. Kementerian Pertahanan juga berperan aktif baik dari dalam maupun dari luar. Kata Kunci : kedudukan, mempertahanan negara, wabah coronaDownloads
Published
2021-07-01
How to Cite
Perdana, R. A., Trisiana, A., & Azizah, L. (2021). KEDUDUKAN LEMBAGA PERTAHANAN DALAM MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19. Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 124–138. https://doi.org/10.33061/jgz.v10i1.4686
Issue
Section
Artikel
License
Authors who publish this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can separately make additional contractual arrangements for non-exclusive distribution published by the journal (e.g., publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are allowed and encouraged to send their work via online (e.g., in the institutional repositories or their website) after published by the journal.