HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN PEMBENTUKANKARAKTER KEMANDIRIAN REMAJA DI DUSUN NGEMPLAK SUTANMOJOSONGO SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.33061/ypa3cw58Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pola
komunikasi keluarga dengan pembentukan karakter mandiri pada anak usia remaja di
Kampung Ngemplak Sutan Mojosongo Surakarta. Penelitian ini dilakukan di Kampung
Ngemplak Sutan Mojosongo Surakarta. Sampel yang digunakan terdiri dari remaja di
Kampung Ngemplak Sutan dengan jumlah 65 responden. Observasi dan kuesioner digunakan
untuk mengumpulkan data. Korelasi product moment dari Pearson digunakan untuk
menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
antara pola komunikasi keluarga dengan kemandirian remaja. Dengan menggunakan uji
korelasi product moment pearson r xy sebesar 0,818 dan r tabel 0,244, berdasarkan hasil
tersebut dapat dijelaskan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak karena r hitung 0,818 > r tabel
0,244. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pola
komunikasi keluarga dengan pembentukan karakter mandiri remaja di Dukuh Ngemplak
Sutan Mojosongo Surakarta.
Kata Kunci: Hubungan, Pola Komunikasi Keluarga, Kemandirian remaja.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Salma Putri, Anita Trisiana, Sutoyo Sutoyo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can separately make additional contractual arrangements for non-exclusive distribution published by the journal (e.g., publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are allowed and encouraged to send their work via online (e.g., in the institutional repositories or their website) after published by the journal.