PARENTING SUKSES: MENGHADAPI BULLY TEMAN BAGI ANAK GAGAP

Authors

  • Yubaedi Siron Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Khusnul Khotimah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Siti Sarah Aidah Sholeha Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.33061/jai.v5i2.3937

Keywords:

Bullying, Stuttering Children, Parenting, Early Childhood, Parent Involvement.

Abstract

The purpose of this study is to describe how parents of children with suttering deal with bully that is done by the peers.. This research uses descriptive case study design with qualitative approach. This research uses descriptive case study design with qualitative approach. The subjects of this study are three parents who have children with stuttering. The technique of collecting data in this study using interviews. The results of research on how parents of children with stuttering deal with bully that is done by the peers are: (1) frequently communicate with the child; (2) motivate the child to increase self-confidence by developing self-concepts; (3) motivate the child to be brave and tough in dealing with bullying; (4) develop child's talent. Bullying that usually happened on stuttering children are verbal bullying such as making fun of them, saying bad words, and laughing at them. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara orang orang tua anak penyandang gagap dalam menghadapi masalah berupa tindakan bullying yang dilakukan oleh teman-temannya. Penelitian ini menggunakan desain descriptive case study dengan pendekatan kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu tiga orang tua yang memiliki anak penyandang gagap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara/interview. Hasil penelitian mengenai Menghadapi Bully Teman Bagi Anak Gagap menunjukkan bahwa terdapat beberapa cara orang tua dalam menghadapi masalah bullying dari teman yaitu: (1) sering berkomunikasi dengan anak, (2) meningkatkan rasa percaya diri dengan membangun konsep diri, (4) pemberani dan tangguh dalam menghadapi bullying, (3) mengembangkan bakat yang dimiliki anak. Tindakan bullying yang sering terjadi yaitu bullying verbal seperti mengejek, mengucapkan kata-kata yang kurang baik, dan menertawai anak gagap.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cook, Susanne, and Peter Howell. 2014. “Bullying in Children and Teenagers Who Stutter and the Relation to Self-Esteem, Social Acceptance, and Anxiety.” Perspectives on Fluency and Fluency Disorders 24 (2): 46–57. doi:10.1044/ffd24.2.46.

Darmawati, Selfia, and Nuryani. 2020. “Perkembangan Bahasa Pragmatik Pada Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Kajian Neurolingistik.” JECE (Journal of Early Childhood Education) 1 (1): 21–36.

Firdaus, Muhammad Fery. 2019. Efforts to Overcome Bullying in Elementary School by Delivering School Programs and Parenting Program Through Whole-School Approach, Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar. Universitas Negeri Yogyakarta. Vol 2. No 2

Harjani, Haryanti Jaya. 2020. “Interaksi Sosial Anak Nonreguler Di SLB Zinnia Jakarta.” JECE (Journal of Early Childhood Education) 2 (1): 49–61.

Kartono. 2018. Mengukur Dan Mengembangkan Konsep Diri Anak Menuju Terbentuknya Kepribadian Anak. Vol 5. No.2.

Kikuchi Yoshikazu, Toshro Umazeki, et all. 2019. Experiences of Teasing and Bullying in Children who Stutter, Kikuchi et al. arch commun disord. Vol 2. Issue 2

Lestari, Dwi Andriani. 2018. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Bullying Melalui Interaksi Teman Sebaya Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Di Kota Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Mahardayani, LH, Ahyani, LN. 2010. Identifikasi Perilaku Bullying pada Remaja Di Kita Kudus. Jurnal Sosial Budaya. Universitas Muria Kudus.

Mulyono, Rachmat, Otong Suhyanto, Yubaedi Siron, and Nur Rochimah. 2015. “Pengaruh Intensi, Motivasi, Dan Pemahaman Guru Terhadap Impementasi Pendidikan Inklusif.” Jurnal Pendidikan Usia Dini 11 (2): 293–307. doi:https://doi.org/10.21009/JPUD.112.08.

Prasetyaningrum, Juliani. 2012. Pola asuh dan Karakter Anak Dalam Perspektif Islam, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. A.05

Perdana, Amelia. 2013. Pengaruh Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Terhadap Keterampilan Sosial Mahasiswa Program Study PPKn University Lampung, Journal Kultur Demokrasi. Vol. 1. No 7.

Pontzer, D. 2010. Atheoretical Test of Bullying behavior: Parenting, Personality, and the Bully/Victim Relationship. Journal of Family Violance, 25, 259-273.

Prasetyo, Ahmad Baliyo Eko. 2011. Bullying di Sekolah dan Dampaknya bagi Masa Depan Anak. Jurnal El-Tarbawi No. 1 Vol. IV.

Priyohadi, N. D. 2010. Mengasihi anak Sepenuh Hati. Yogyakarta: Pustaka Rahmat.

Purnama Fadhilah, Herman, Syamsudin. 2018. Perilaku Bullying Pada Anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Cabang Bara-Baraya Kota Makassar. Jurnal Publikasi Pendidikan : Vol. 8. Nomor 1.

Rejeki, Sri. 2016. Pendidikan Psikologi Anak “Anti Bullying” pada Guru-Guru PAUD. Dimas, Vol. 16. No. 2.

Saragih, Asri Darmyanti. 2018. Analisis Bahasa Anak Yang Mengalami Gangguan Kelancaran Berbicara (Gagap). Skripsi (Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Sekartini, Rini dan Daniel Surjadinata. 2015. Gagap (Stuttering) pada Anak, IDAI.

Silpasari, Ismaniar. 2020. Hubungan Pola Asuh Autoriter Dengan Kemandirian Anak Usia Dini Di Jorong Atas Masjid Bukit Sileh Kabupaten Solok. Jurnal Program Studi PGRA. Vol 6. No. 1.

Siregar, Juliani. 2016. Gambaran Perilaku Bullying Pada Masa Kanak-Kanak Akhir di Kota Medan. Jurnal An-Nafs. Vol. 10. No. 01.

Siron, Yubaedi. 2019. “Keterlibatan Orang Tua, Regulasi Diri, Agresivitas Mempengaruhi Perilaku Toleran Anak: Path Analysis.” Awlady: Jurnal Pendidikan Anak 5 (1): 126–49. doi:10.24235/awlady.v5i1.3698.

———. 2020. “PAUD Inklusif: Pengaruh Efikasi Diri Dan Tingkat Literasi Guru Terhadap Kemampuan Merancang Individualized Education Program.” Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak 6 (1): 1–14. doi:http://dx.doi.org./10.14421/al-athfal.2020.61-01.

Soetjiningsih. 2014. Tumbuh Kembang Anak. Edisi 2. Jakarta: EGC `

Sucipto. 2012. Bullying Dan Upaya Meminimalisasikannya. Universitas Muria Kudus: Jurnal Psikopedagogia. Vol. 1, No. 1.

Yaruss JS, Reeves N, Herring C. 2018. How speech-lan-guage pathologist can minimize bullying of children who stutter. Semin Speech Lang 39: 342-355.

Yen, Cheng Fang. (2010). School Bullying and mental health in children and adolescents, Volume 24, Nomor 1.

Yoshikazu, Kikuchi, Umezaki Toshiro, Sawatsubashi Motohiro, Taura Masahiko, Yamaguchi Yumi, Murakami Daisuke, and Nakagawa Takashi. 2019. “Experiences of Teasing and Bullying in Children Who Stutter.” International Archives of Communication Disorder 2 (2): 1–4. doi:10.23937/2643-4148/1710013.

Kurniadi, B. D. (2011). Praktek Penelitian Kualitatif: Pengalaman Dari UGM. Yogyakarta : Polgov UGM.

Magta, M. (2013). Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, Vol 7 (2).

Noviani, Y, dkk. (2017). Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara dalam Konteks Pendidikan Kontemporer Di Indonesia. Disajikan dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNTIRTA.

Pidarta, M. (2014). Landasan Kependidikan. Jakarta : Rineka Cipta

Rijanto, T. (2007). Karakteristik dari Kependidikan yang Bermakna. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, No. 069, Tahun ke-13.

Published

2021-01-04

How to Cite

Siron, Y., Khotimah, K., & Sholeha, S. S. A. (2021). PARENTING SUKSES: MENGHADAPI BULLY TEMAN BAGI ANAK GAGAP. JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak Dan Media Informasi PAUD, 5(2), 64–74. https://doi.org/10.33061/jai.v5i2.3937