PROBLEMATIKA PELAKSANAAN PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 100/PUU-XI/2013 DALAM MENDUDUKKAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

Authors

  • Udiyo Basuki Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Abdul Kadir Jaelani Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.33061/1.jwh.2018.24.2.2713

Keywords:

Decision of the Constitutional Court, Four Pillars of Nation and Pancasila.

Abstract

In the legislative system, Pancasila is a basic norm (staatsfundamental), which successively then verfassungnorm UUD 1945, grundgezetznorm or MPR provisions, and gezetznorm or the Act. But in reality, Pancasila is equalized and equated with the 1945 Constitution, the Unitary State of the Republic of Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, which is then referred to as the Four Pillars of Nation and State. The Constitutional Court as the constitution gatekeeper institution returns the position of the Pancasila as the state foundation through the Decision of the Constitutional Court Number 100/PUU-XI/2012. The decision is part of the implementation of the authority of the Constitutional Court which has 4 (four) authorities and 1 (one) obligation as stipulated in Article 24C paragraph (1) and paragraph (2) of the 1945 Constitution. In addition to being a guardian of democracy ) The Constitutional Court is also the Protector of the state's foundation and legal source.

References

Anggono, Bayu Dwi, “The Politics of Law On The Formation of Responsive, Participative and Populist Legislation “, International Journal of Business, Economics and Law, Vol. 9, Issue 4 , April 2016.

Asshiddiqie, Jimly, “Upaya Perancangan Undang-Undang tentang Larangan Merendahkan Martabat Pengadilan (Contempt Of Court)”, Jurnal Hukum dan Peradilan, Vol.4, No.2 Juli 2015.

____________________, 2006, Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi, Jakarta: Konpress.

Atmoredjo, Sudjito, 2017, Hukum dalam Pelangi Kehidupan, Yogyakarta: Dialektika.

____________________, 2018, Ideologi Hukum Indonesia: Kajian tentang Pancasila dalam Perspektif Ilmu Hukum dan Dasar Negara Indonesia, Yogyakarta: Lingkar Media.

Basuki, Udiyo, “Qua Vadis UUD 1945: Refleksi 67 Tahun Indonesia Berkonstitusi, dalam Jurnal Kajian Ilmu Hukum Supremasi Hukum, Vol.1, No.1, Juni 2012.

Denny Indrayana dan Zainal Arifin Mochtar, “Komparasi Sifat Mengikat Putusan Judicial Review Mahkamah Konstitusi dan Peradila Tata Usaha Negara”, Mimbar Hukum, Vol. 19, No.3, Oktober 2007.

Faiz, Pan Mohamad, “Dimensi Judicial Activism dalam Putusan Mahkamah Konstitusi”, Jurnal Konstitusi, Vol.13, No.2 Juni 2016.

Fatimah, Siti, “Proliferasi Kekuasaan Kehakiman Setelah Perubahan UUD 1945” Disertasi, Program Doktor Ilmu Hukum Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2014.

_____________, 2013, Legal Drafting, Yogyakarta: Daras.

Federal & State Cases, 1803, Combined Marbury and Madison, Supreme Court of the United States, February 24, 1803, Decided.

Hamidi, Jazim, 2006, Revolusi Hukum Indonesia: Makna, Kedudukan, dan Implikasi Hukum Naskah Proklamasi 17 Agustus 1945 dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia, Jakarta: Konstitusi Press.

Hamilton, Alexander, 1995, Federalist 78. In The Federalist Papers, New York: Mentor.

Hastangka, Armaidy Armawi dan Kaelan, “Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/PUU-XI/2013 tentang Pembatalan Frasa 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan

Bernegara”, Jurnal Mimbar Hukum, Vol.30, No. 2 Juni 2018.

Indrayana, Denny dan Zainal Arifin Mochtar, “Komparasi Sifat Mengikat Putusan Judicial Review Mahkamah Konstitusi dan Peradila Tata Usaha Negara”, Mimbar Hukum, Vol. 19, No.3, Oktober 2007.

Kaelan, 2013, Negara Kebangsaan Pancasila: Kultural, Historis, Filosofis, Yuridis, dan Aktualisasinya, Yogyakarta: Paradigma.

__________, 2018, Negara Kebangsaan Pancasila, Yogyakarta: Paradigma.

Kartohadiprodjo, Soediman, 2010, Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia, Yogyakarta: Gatra Pustaka.

Latif, Yudi, 2011, Negara Paripurna. Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Mahkamah Konstitusi RI, 2010, Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi.

Mahkamah Konstitusi, “Rekapitulasi Perkara Pengujian Undang-Undang”, https:// mkri. id/index.php?page=web.RekapPUU&menu=5, diakses pada Tanggal 29 April 2016, Pukul 14.00 WIB.

Martitah, 2013, Mahkamah Konstitusi Dari Negative Legislature ke Positive Legislature, Jakarta: Konpress.

MD, Moh. Mahfud, 2007, Perdebatan Hukum Tata Negara Pasca Amandemen, Jakarta: LP3ES.

___________________, 1999, Membangun Politik Hukum Menegakkan Konstitusi , Jakarta: LP3ES.

Pimpinan MPR dan TIM Kerja Sosialisai MPR Periode 2009-2014, Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Jakarta: Sekretariat MPR.

Purawan, Akhmad Adi, “Korupsi Legislasi dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan”, Jurnal Rechtsvinding, Vol. 3 No. 3 Desember 2014.

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 100/PUU-XI/2013 tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Ranadireksa, Hendarmin, 2013, Dinamika Konstitusi Indonesia, Bandung: Fokusmedia.

Rimdan, 2013, Kekuasaan Kehakiman Pasca-Amandemen Konstitusi, Jakarta: Kencana, Jakarta.

Sagalane, Andra Bani, “Implementasi dan Implikasi Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi”, Jurnal Legalitas, Vol. 9 No. 1 Januari 2015.

Samsul, Inosentius, 2009, Laporan Akhir Pengkajian Hukum tentang Putusan Mahkamah Konstitusi, Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM RI.

Setijo, Pandji, 2009, Pendidikan Pancasila, Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa, Jakarta: Gramedia.

Soeroso, Fajar Laksono, “Pembangkangan terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi: Kajian Putusan Nomor 153/G/2011/PTUN_JKT” Jurnal Yudisial Komisi Yudisial, Vol.6 No.3 Desember Tahun 2013.

Sutiyoso, Bambang, “Putusan Mahkamah Konstitusi dan Implikasinya Terhadap Pencari Keadilan”, Jurnal Hukum, Vol.15, No.3, Juli Tahun 2018.

Syahrizal, Ahmad, "Problem lmplementasi Putusan MK" Jurnal Konstitusi, Volume 4 Nomor I, Maret 2007.

Tim Penyusun Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, 2010, Jakarta: Hukum Acara Mahkamah Konstitusi, Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

Usman, Anwar, “Bentuk-Bentuk Intervensi Terhadap Independensi Kekuasaan Kehakiman” Desertasi, Program Doktor Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Tahun 2010.

Wibowo, Mardian, “Menakar Konstitusionalitas sebuah Kebijakan Hukum Terbuka

dalam Pengujian Undang-Undang”, Jurnal Konstitusi, Volume 12, Nomor 2, Juni 2015.

Downloads

PlumX Metrics

Published

2019-02-09

How to Cite

Basuki, U., & Jaelani, A. K. (2019). PROBLEMATIKA PELAKSANAAN PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 100/PUU-XI/2013 DALAM MENDUDUKKAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA. Wacana Hukum, 24(2), 1–14. https://doi.org/10.33061/1.jwh.2018.24.2.2713

Issue

Section

Artikel