PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA TK KELOMPOK B DENGAN KEGIATAN OUTBOUND MINI BERBASIS POTENSI ALAM
DOI:
https://doi.org/10.33061/ad.v3i1.2055Keywords:
Gross Motor Skills, Mini OutboundAbstract
Abstrak
Pendidikan anak usia dini pada proses pendidikannya menekankan pada esensi bermain sambil belajar. Salah satu bentuk permainan yang dianggap dapat mengembangkan motorik kasar anak yaitu permainan outdoor education. Outdoor education dapat diartikan sebagai aktivitas luar sekolah yang berisi kegiatan di luar kelas atau sekolah dan di alam bebas lainnya. Melalui aktivitas di luar ruangan atau outdoor education semua bagian perkembangan anak dapat ditingkatkan. Aktivitas outdoor education lebih berperan dalam mengintegrasikan sensori dan berbagai potensi yang dimiliki anak. Hal tersebut dapat dilihat dalam kegiatan outbound. Dalam kegiatan outbound menggunakan pendekatan belajar melalui pengalaman (experiential learning). Oleh karena memperoleh pengalaman langsung terhadap sebuah fenomena, orang dengan mudah dapat menangkap esensi pengalaman. kegiatan outbond dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak. Selain itu Kegiatan outbound dapat melatih kemampuan otot-otot kasar anak sehingga mempunyai pengalaman belajar dalam kelompok kecil maupun dalam kelompok besar. Lebih lanjut, outbound dilakukan penuh dengan kegembiraan karena dilakukan dengan permainan, sehingga anak merasa senang ketika mengikuti kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan outbound untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak TK Kelompok B dan untuk mengetahui apakah kegiatan outbound dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak TK Kelompok B Kecamatan Selo.
Â
Abstract
Early childhood education in the education process emphasizes the essence of playing while learning. One form of the game that is considered able to develop a child's rough motor is outdoor educational game. Outdoor education can be defined as an out-of-school activity that includes activities outside the classroom or school and in the outdoors. Through outdoor activities or outdoor education, all parts of child development can be improved. Outdoor educational activities play a role in integrating the sensory and potential of children. This can be seen in outbound activities. In outbound activities using experiential learning approach. Given the direct experience of a phenomenon, one can easily grasp the essence of experience. outbound activities can provide a fun learning experience for children. In addition, Outbound activities can train the abilities of children's abusive muscles so as to have learning experiences in small groups as well as in large groups. Furthermore, outbound is done full of excitement because it is done with the game so that children feel happy when following the learning activities. This study aims to describe the application of outbound activities to improve motor abusive skills in Kindergarten Group B students and to find out whether outbound activities can improve motor abusive skills in children Group K Group Selo Sub B.
Â
Keywords: Gross Motor Skills, Mini Outbound
© 2018 FKIP Universitas Slamet Riyadi
Downloads
References
Agustinus Susanta. 2010. Outbound Profesional. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.
Ancok Djamaludin. 2000. Outbound Management Training. Yogjakarta: UII Press Yogyakarta.
Ancok, Djamaludin 2002, Outbound manajemen Training, Yogyakarta: Penerbit Uli Press
Decaprio, Ricahrd. 2013. Aplikasi Teori Pembelajaran Motorik di Sekolah. Yogyakarta: Divapress.
Emzir, 2007, Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif & Kuantitatif, Jakarta: Rajawali Press.
Kemmis dan Taggart, 1990, The Action Reseacrh Planner. Australia: Deakin University, SLD.
Matthew B. Milles, A Huberman, 1992, Analisis Data Kualitatif, Buku Sumber Tentang Metode-metode baru (Penerjemah: Tjejep Rohensi Rohidi, Pendamping Mulyanto).
Mutiarani Nurhasanah, Rudiyanto, Dian Budiana, 2013, “Pengaruh Permainan Outdoor Education Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Anak Taman Kanak-kanak, Universitas Pendidikan Indonesia.
Saputra, Y dan Rudiyanto. 2005. Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Anak Taman Kanak-kanak. Bandung: Depdiknas Dirjen Pendidikan Tinggi bagian Proyek Peningkatan Tenaga Kependidikan.
Sujiono, Yuliani Sujiono. 2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Macanan Jaya Cemerlang.
Sumantri, MS. 2005. Model Pengembangan Ketrampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.
Sari, Aidha Nur Indah, 2016, The Impacts Of Outdoor Learning Activities On Children’s Self Development, Cirebon: Universitas Cirebon.
Suyadi. 2010. Psikologi Belajar PAUD, Yogyakarta: Pedagogia. Universitas Terbuka.
Magta Mutiara, Ida Ayu Rina Yuliastia, Nyoman Jampel, 2014, Penerapan Metode Demonstrasi Melalui Kegiatan Outbound Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Kelompok B Semester II TK Negeri Negara Tahun Pelajaran 2014/2015, Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can separately make additional contractual arrangements for non-exclusive distribution published by the journal (e.g., publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are allowed and encouraged to send their work via online (e.g., in the institutional repositories or their website) after published by the journal.