EKSAMINASI KRIMINOLOGI KRITIS TERHADAP PRAKTIK HUKUMAN MATIDI INDONESIA MELALUI KASUS FERDY SAMBO

Penulis

  • Alya Rahmawati Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rika Sartika Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dasim Budimansyah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33061/39722w23

Abstrak

peradilan pidana Indonesia, dengan studi kritis pada kasus Ferdy Sambo. Fokus penelitian adalah
mengkaji penerapan dan keterbatasan teori kriminologi (deterrence, retributif, rehabilitatif) serta
mengidentifikasi faktor sosial-politik yang memengaruhi perubahan vonis dari hukuman mati menjadi
pidana seumur hidup berdasarkan Putusan MA No. 813 K/Pid/2023. Melalui pendekatan kualitatif
deskriptif dengan studi literatur dan wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa
perubahan vonis merepresentikan pergeseran paradigma dari keadilan retributif-formal menuju
pendekatan yang lebih restoratif dan substantif, dengan pertimbangan hak asasi manusia yang kuat.
Faktor media, opini publik, dan penyalahgunaan kekuasaan terbukti signifikan memengaruhi
dinamika peradilan. Penelitian merekomendasikan reformasi sistem pemidanaan berbasis keadilan
restoratif dan hak asasi manusia, serta penguatan independensi peradilan dalam merespons
kompleksitas penegakan hukum di Indonesia.
Kata Kunci: Hukuman Mati, Ferdy Sambo, Kriminologi Kritis, Hak Asasi Manusia, Keadilan
Restoratif.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-01

Cara Mengutip

EKSAMINASI KRIMINOLOGI KRITIS TERHADAP PRAKTIK HUKUMAN MATIDI INDONESIA MELALUI KASUS FERDY SAMBO. (2026). Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 15(1), 85-92. https://doi.org/10.33061/39722w23