DAMPAK PEMANGKASAN ANGGARAN PENDIDIKANTERHADAP MUTU PENDIDIKAN DI INDONESIA: ANALISISGERAKAN "INDONESIA GELAP"
Bahasa Indonsia
DOI:
https://doi.org/10.33061/xp443g78Abstrak
Pendidikan merupakan salah satu sektor vital dalam pembangunan sumber daya manusia
berkualitas. Namun, pemotongan anggaran pendidikan oleh pemerintah sering menjadi isu
kontroversial. Pada Februari 2025, kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mengalihkan
dana pendidikan sebesar $19 miliar untuk mendanai program Makanan Bergizi Gratis (MBG)
memicu protes besar-besaran dari mahasiswa melalui gerakan "Indonesia Gelap." Artikel ini
bertujuan menganalisis dampak kebijakan tersebut terhadap mutu pembelajaran,
kesejahteraan tenaga pengajar, dan akses pendidikan tinggi di Indonesia. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis berita. Hasil kajian
menunjukkan kebijakan ini berpotensi menurunkan kualitas fasilitas pendidikan,
kesejahteraan tenaga pendidik, serta aksesibilitas pendidikan tinggi. Gerakan "Indonesia
Gelap" mencerminkan keresahan mahasiswa terhadap masa depan pendidikan nasional.
Kata Kunci : Pendidikan, anggaran, kebijakan, mahasiswa,akses
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 julia rizki, Novellia Syafitri, Rika Sartika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can separately make additional contractual arrangements for non-exclusive distribution published by the journal (e.g., publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are allowed and encouraged to send their work via online (e.g., in the institutional repositories or their website) after published by the journal.