Framing Opini Publik di Platfrom X pada Akun @Pandji Pragiwaksono Mengenai Politik Dinasti
Abstrak
Perkembangan media sosial telah mengubah cara manusia berinteraksi, berkomunikasi, dan membentuk opini publik. Platform seperti Twitter (X) tidak hanya menjadi sarana komunikasi pribadi tetapi juga ruang diskusi politik yang memengaruhi persepsi masyarakat. Salah satu figur yang aktif membahas isu politik di platform X adalah @Pandji Pragiwaksono, seorang komedian dan aktivis sosial yang vokal menyoroti masalah dinasti politik. Penelitian ini bertujuan menganalisis framing opini publik netizen terhadap pandangan @Pandji mengenai politik dinasti, serta reaksi yang muncul dalam diskusi digital.Teori yang digunakan meliputi opini publik, new media, dan politik dinasti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengeksplorasi budaya digital netizen. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan scraping digital terhadap interaksi di akun @Pandji Pragiwaksono, kemudian dianalisis dengan teknik framing untuk mengidentifikasi narasi dominan dan pola opini. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, @Pandji membingkai politik dinasti sebagai isu yang bertentangan dengan demokrasi dan hak asasi manusia, menggunakan gaya komunikasi satir dan provokatif. Kedua, netizen terpolarisasi menjadi dua kelompok: (1) yang mendukung kritik Pandji dengan argumen anti-nepotisme dan keadilan, serta (2) yang membela dinasti politik sebagai hak demokratis. Diskusi ini mencerminkan dinamika opini publik di Indonesia, di mana media sosial menjadi arena pertarungan wacana politik. Implikasi penelitian ini memperkuat pemahaman tentang peran figur publik dan platform digital dalam membentuk opini masyarakat, sekaligus menyoroti tantangan demokrasi di era digital.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Riqky Adi Surya Ananda, Adika Aprilian, Roisa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.


