Diplomasi Perlindungan KBRI dalam Penanganan Kekerasan Seksual terhadap PMI Perempuan di Malaysia

Penulis

  • Anastasya Alcita Magdalena

Abstrak

Pekerja Migran Indonesia atau yang disingkat dengan PMI merupakan pekerja asal Indonesia yang bekerja di luar negeri. Malaysia sebagai negara tujuan utama para PMI memiliki akses yang lebih banyak untuk mempekerjakan tenaga kerja asal Indonesia. Banyaknya jumlah PMI yang ada di Malaysia juga menyebabkan banyaknya pula tingkat kekerasan yang terjadi di Malaysia, salah satunya adalah kasus kekerasan seksual terhadap PMI perempuan di Malaysia. Hal ini menjadi perhatian tersendiri mengenai upaya perlindungan terhadap human security PMI melalui diplomasi perlindungan yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Malaysia. Dalam penelitian kali ini, penulis ingin melihat tentang peran KBRI Kuala Lumpur terhadap penanganan kasus kekerasan seksual terhadap PMI perempuan di Malaysia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka mengkaji data dari web resmi, berita terpercaya, dan penelitian sebelumnya. Didapati bahwa KBRI mengawal tuntas kasus kekerasan seksual terhadap PMI perempuan di Malaysia dengan melakukan upaya diplomasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjunjung human security PMI perempuan di Malaysia baik selama masa persidangan maupun sampai pada pemulangan PMI perempuan korban kekerasan seksual di Malaysia. KBRI melakukan upaya diplomasi perlindungan untuk human security PMI perempuan korban kekerasan seksual di Malaysia yang diwujudkan dalam tiga perlindungan yaitu perlindungan hukum, perlindungan teknis, dan perlindungan politis

Diterbitkan

2024-01-16

Cara Mengutip

Alcita Magdalena, A. (2024). Diplomasi Perlindungan KBRI dalam Penanganan Kekerasan Seksual terhadap PMI Perempuan di Malaysia. Globalization and Foreign Affairs Journal, 2(2). Diambil dari https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/gfa/article/view/10172