AKTIVITAS KOMUNIKASI PEMASARAN UMKM KAPULAJANG DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @Kapulajangofficial

Penulis

  • Bryanfika Siti Cahyani Murdani Universitas Slamet Riyadi Surakarta
  • Herning Suryo
  • Estu Widiyowati

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana komunikasi pemasaran oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). UMKM Kapulajang sebagai produsen teh hijau berbahan kapulaga menghadapi tantangan dalam membangun kesadaran merek (brand awareness) di tengah persaingan yang ketat dan keterbatasan usia usaha yang masih relatif baru.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aktivitas komunikasi pemasaran yang dilakukan UMKM Kapulajang dalam membangun brand awareness melalui media sosial Instagram @kapulajangofficial. Penelitian ini menggunakan landasan teori komunikasi pemasaran, bauran pemasaran (promotion mix), teori media sosial (Kaplan & Haenlein, 2010), serta konsep brand awareness (Aaker dan Keller). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kasus tunggal (single case). Subjek penelitian adalah tim UMKM Kapulajang dan konsumennya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, studi dokumentasi digital maupun lapangan, serta dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Kapulajang berhasil mencapai tahap Brand Acceptability melalui penerapan bauran komunikasi pemasaran yang konsisten. Strategi periklanan dilakukan dengan memanfaatkan fitur Instagram seperti Reels, Post, Story, Highlight, dan Direct Message, yang dipadukan dengan identitas visual merek berwarna hijau dan konten bertema kesehatan mental. Promosi penjualan dilakukan secara insidental, seperti diskon musiman dan peluncuran kemasan baru. Aktivitas hubungan masyarakat diwujudkan melalui narasi pemberdayaan petani kapulaga serta isu kesehatan mental, sedangkan pemasaran langsung dilakukan melalui interaksi aktif dengan konsumen via Instagram dan WhatsApp. Keseluruhan aktivitas tersebut membangun asosiasi merek yang kuat serta mempermudah konsumen dalam mengenal dan mengakses produk Kapulajang.

Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Brand Awareness, Instagram, Media Sosial, UMKM Kapulajang.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-13

Terbitan

Bagian

Solidaritas: Volume 2 No 2

Cara Mengutip

AKTIVITAS KOMUNIKASI PEMASARAN UMKM KAPULAJANG DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @Kapulajangofficial. (2026). Solidaritas, 9(2). https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/sldrts/article/view/13611