PERAN STRATEGIS DEWAN PIMPINAN CABANG PDI PERJUANGAN KABUPATEN SRAGEN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024
Abstrak
Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran strategis Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Sragen dalam meningkatkan kesadaran politik di kalangan pemilih pemula pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Penelitian ini didorong oleh urgensi untuk memahami bagaimana partai politik beradaptasi dalam menghadapi tantangan yang melekat pada pemilih muda—yang didominasi oleh Generasi Z dan Milenial—seperti minimnya pengalaman politik, kerentanan terhadap disinformasi, dan kecenderungan apatisme. Dengan mengaplikasikan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dari DPC PDI Perjuangan dan perwakilan pemilih pemula, serta melalui observasi partisipatif. Data yang terkumpul dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini secara tegas menunjukkan bahwa DPC PDI Perjuangan Sragen telah mengimplementasikan empat pilar utama Teori Peran (Role Theory) secara efektif, yaitu: Harapan (Expectation): Partai berhasil merespons ekspektasi pemilih muda yang menuntut transparansi, relevansi isu, dan interaksi yang otentik. Norma (Norm): DPC PDI Perjuangan mematuhi norma-norma etika politik, khususnya dalam upaya melawan hoaks dan berpolitik secara santun, yang secara langsung membangun kredibilitas dan kepercayaan publik. Wujud Peran (Performance): Peran ini terwujud melalui strategi "menjemput bola" yang inovatif dan relevan, seperti pemanfaatan optimal media sosial (Instagram, TikTok) dan kolaborasi dengan komunitas lokal dan influencer. Penilaian (Evaluation): Dampak terukur dari implementasi peran ini adalah peningkatan political efficacy—yaitu rasa percaya diri pemilih pemula bahwa suara mereka memiliki kekuatan untuk memengaruhi perubahan—dan transformasi perilaku dari pasif menjadi lebih kritis dan rasional. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa DPC PDI Perjuangan Sragen berhasil menjembatani kesenjangan antara politik konvensional dan preferensi generasi muda, yang tidak hanya meningkatkan kuantitas partisipasi politik, tetapi juga kualitas partisipasi itu sendiri.
Kata Kunci: Peran, PDI Perjuangan, Kesadaran Politik, Pemilih Pemula


