EVALUASI DAMPAK PEMINDAHAN PASAR TRADISIONAL
(Studi Kasus di Pasar Tradisional Joglo Banjarsari Kota Surakarta)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemindahan Pasar
Tradisional Joglo akibat proyek pembangunan rel layang Simpang Joglo
terhadap pendapatan pedagang. Pemindahan yang dilakukan secara bertahap,
mulai dari pasar darurat, pasar sementara, hingga pasar permanen,
menimbulkan berbagai konsekuensi bagi pedagang yang perlu diteliti lebih
lanjut. Kerangka penelitian menggunakan teori evaluasi dampak Samudra
Wibawa (1994), yang menekankan pada keberadaan unit pedampak (pedagang
sebagai pihak yang terdampak) dan aspek dampak (perubahan kondisi sosialekonomi). Indikator yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1)
ketergantungan ekonomi pedagang terhadap aktivitas pasar, (2) fasilitas dan
akses pasar baru, (3) sosialisasi dan pelibatan pedagang dalam relokasi, (4)
perubahan jumlah pembeli atau konsumen, dan (5) perubahan pendapatan serta
kesejahteraan pedagang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pedagang Pasar Joglo, pengelola
pasar, serta pihak Dinas Perdagangan Kota Surakarta. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pemindahan Pasar Joglo memberikan dampak positif
berupa peningkatan fasilitas dan aksesibilitas di lokasi baru. Namun, pada saat
yang sama terdapat dampak negatif seperti penurunan jumlah pelanggan,
penurunan pendapatan pada masa transisi, serta peningkatan biaya operasional
yang membebani pedagang. Kesimpulannya, kebijakan pemindahan Pasar Joglo
telah memperbaiki sarana prasarana perdagangan, tetapi belum sepenuhnya
mampu menjaga stabilitas pendapatan pedagang. Oleh karena itu, diperlukan
upaya lanjutan berupa sosialisasi, pendampingan, serta strategi promosi pasar
agar kesejahteraan pedagang tetap terjaga pasca relokasi.
Kata Kunci: Evaluasi Dampak, Relokasi Pasar, Pendapatan Pedagang, Pasar
Tradisional Joglo.


