FITUR CLOSE FRIEND INSTAGRAM SEBAGAI KETERBUKAAN DIRI MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI DI UNIVERSITAS SLAMET RIYADI YANG MENGALAMI KECEMASAN DALAM BERMEDIA SOSIAL
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan fitur close friend di Instagram sebagai bentuk keterbukaan diri (self disclosure) mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi yang mengalami kecemasan dalam bermedia sosial. Latar belakang penelitian dilandasi oleh maraknya penggunaan media sosial di kalangan generasi Z yang mendorong kebutuhan akan ruang privat dalam mengekspresikan diri. metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa pengguna aktif fitur close friend, sedangkan data sekunder berasal dari studi Pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa memanfaatkan close friend untuk menjaga privasi, mengurangi kecemasan sosial dengan membatasi audiens, serta memperoleh dukungan emosional dari lingkaran pertemanan terdekat. Faktor sosial budaya, seperti norma kelompok sebaya, turut mempengaruhi keputusan mahasiswa tetap berbagi konten meskipun menyadari resiko privasi. Temuan ini menegaskan bahwa close friend menjadi strategi pengelolaan identitas digital, sarana membangun kedekatan interpersonal, serta ruang aman dalam menghadapi tekanan psikologis di media sosial.
Kata Kunci: Close Friend, Instagram, Keterbukaan diri, Kecemasan sosial, Dramaturgi.


