TREN KOMUNIKASI POLITIK DI MEDIA TIKTOK: STUDI KASUS KUKUH HARYANTO CALON LEGISLATIF KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2024

Penulis

  • Alfrido Junian Ariatama Universitas slamet riyadi
  • Herning Suryo

Abstrak

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi besar dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik masyarakat. Salah satu dampak signifikan adalah pergeseran pola komunikasi politik dari ruang fisik ke ruang digital. Media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi platform yang sangat populer dan efektif dalam menyebarkan pesan politik, terutama kepada generasi muda yang merupakan pengguna dominan aplikasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren komunikasi politik Kukuh Haryanto, seorang calon legislatif Kabupaten Wonogiri pada tahun 2024, dalam memanfaatkan TikTok sebagai sarana kampanye politik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data utama diperoleh dari wawancara, observasi konten, dan dokumentasi aktivitas Kukuh di TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kukuh berhasil menggabungkan unsur musik dan kreativitas konten untuk menarik perhatian pemilih, khususnya anak muda. Walaupun belum berhasil meraih kursi legislatif, strategi yang digunakan telah menciptakan tren politik digital yang menarik untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis terhadap kajian komunikasi politik digital serta memberikan gambaran praktis bagi politisi dalam mengoptimalkan media sosial untuk kampanye.

 

Kata kunci: Tren, Komunikasi Politik, TikTok, Kukuh Haryanto

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-15

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

TREN KOMUNIKASI POLITIK DI MEDIA TIKTOK: STUDI KASUS KUKUH HARYANTO CALON LEGISLATIF KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2024. (2026). Solidaritas, 9(2). https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/sldrts/article/view/13470