POLA KOMUNIKASI SUPPORTER ULTRAS 1923 DALAM MENDUKUNG PERSIS SOLO

Penulis

  • Muhammad Satrio Purnomo Universitas Slamet Riyadi
  • Sihabuddin Sihabuddin

Abstrak

Suporter sepak bola di Indonesia tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga menjadi elemen penting dalam membangun atmosfer pertandingan. Ultras 1923, basis pendukung Persis Solo, dikenal militan, kreatif, dan solid meskipun tidak memiliki struktur organisasi formal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi kelompok Ultras 1923 dalam menjaga kekompakan dan loyalitas dukungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teori pola komunikasi Effendy (1989). Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga bentuk komunikasi: (1) satu arah, berupa instruksi dari koordinator di tribun untuk menciptakan keseragaman; (2) dua arah, melalui forum internal yang memungkinkan adanya dialog dan kritik; (3) multiarah, melalui rapat lintas komunitas serta interaksi di media sosial. Kombinasi ketiga pola tersebut memperkuat identitas kolektif dan solidaritas kelompok. Temuan ini menegaskan bahwa pola komunikasi yang terstruktur meski tanpa kepengurusan formal dapat menjaga keberlangsungan kelompok suporter modern.

Kata Kunci: Pola Komunikasi, Ultras 1923, Suporter, Persis Solo

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-18

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip