STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL DI INSTAGRAM @omahwayangklaten
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital yang diterapkan oleh Sanggar Seni Omah Wayang Klaten melalui akun Instagram @omahwayangklaten dengan menggunakan kerangka Social Media Engagement Theory (SMET). Fokus penelitian mencakup lima dimensi utama, yaitu interaktivitas, jangkauan (reach), ketepatan waktu (timelessness), personalisasi, dan kualitas konten (content quality). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengelola akun, serta dokumentasi aktivitas media sosial sanggar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi Instagram sebagai media publikasi seni tradisional belum dimanfaatkan secara maksimal. Pada dimensi interaktivitas, tingkat keterlibatan audiens masih rendah karena minimnya respon cepat dan fitur interaktif. Jangkauan (reach) terbatas akibat rendahnya frekuensi posting, kurangnya optimasi hashtag, dan tidak adanya kolaborasi lintas komunitas. Ketepatan waktu publikasi (timelessness) kurang optimal karena banyak konten diunggah setelah momentum acara berlalu. Personalisasi pesan belum terbangun karena konten cenderung formal dan generik. Sementara itu, kualitas konten (content quality) secara teknis cukup baik, namun kurang bervariasi dari segi format dan storytelling.
Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya pengelolaan media sosial yang lebih terencana, termasuk peningkatan frekuensi dan interaktivitas konten, optimasi strategi jangkauan, pengunggahan konten secara real-time, penguatan personalisasi pesan, serta peningkatan variasi dan kualitas konten visual. Dengan demikian, strategi komunikasi digital @omahwayangklaten dapat lebih efektif dalam menjangkau dan melibatkan audiens, khususnya generasi muda.
Kata Kunci: strategi komunikasi digital, media sosial, Instagram, SMET, Omah Wayang Klaten.


