SEMIOTIC ANALYSIS OF THE COURAGE TO SPEAK OF SEXUAL VIOLENCE VICTIMS IN THE FILM DEAR NATHAN: THANK YOU SALMA

Penulis

  • Syifa Ayu Wulandari universitas slamet riyadi

Abstrak

Fenomena kekerasan seksual di lingkungan kampus masih menjadi isu serius yang dipenuhi dengan tantangan, termasuk stigma sosial dan budaya patriarki yang menyebabkan banyak korban enggan bersuara. Keberanian korban untuk menyuarakan pengalaman traumatisnya merupakan langkah penting dlaam proses pemulihan dan pemberdayaan, sekaligus memicu kesadaran dan perubahan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis semiotika keberanian bersuara korban kekerasan seksual dalam film Dear Nathan: Thank You Salma. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang menguraikan tanda melalui tiga tahapan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Data dianalisis dari enam adegan kunci dalam film yang menggambarkan perjuangan korban dalam menghadapi trauma, stigma, serta sistem yang berpihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberanian korban ditampilkan melalui simbol visual dan aksi kolektif yang melambangkan perlawanan serta solidaritas sosial. Film ini juga membongkar mitos-mitos sosial yang menghambat suara korban, seperti anggapan bahwa korban lebih baik diam atau bahwa keberanian selalu berujung pada keadilan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberanian bersuara adalah proses kompleks yang memerlukan dukungan kolektif dan sistemik untuk mewujudkan keadilan nyata dan perubahan sosial.

Kata Kunci: semiotika, keberanian berusara, kekerasan seksual, film, Roland Barthes

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-18

Terbitan

Bagian

Solidaritas: Volume 2 No 2

Cara Mengutip

SEMIOTIC ANALYSIS OF THE COURAGE TO SPEAK OF SEXUAL VIOLENCE VICTIMS IN THE FILM DEAR NATHAN: THANK YOU SALMA. (2026). Solidaritas, 9(2). https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/sldrts/article/view/13297