KERJA SAMA TIONGKOK DAN INDONESIA DALAM PENGEMBANGAN MOBIL LISTRIK

Penulis

  • Emmanuela Angely Pardede Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Hasna Wijayati

Abstrak

Penelitian ini menganalisis kerja sama bilateral anatara Tiongkok dan Indonesia dalam pengembangan mobil listrik dari tahun 2023 hingga 2024. Dilatarbelakangi oleh transisi global menuju kendaraan listrik dan komitmen Indonesia terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca, studi ini mengkaji bagaimana kedua negara berkolaborasi memanfaatkan keunggulan masing-masing. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan melalui telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama ini terwujud dalam beberapa aspek yaitu, investasi pada sumber daya nikel sebagai bahan baku baterai, penguatan sumber daya manusia melalui program pelatihan dan transfer teknologi, serta kemitraan produksi mobil listrik dengan Perusahaan-perusahaan besar seperti, BYD, CATL, Geely Auto Group, dan Wuling. Kolaborasi ini hanya bertujuan untuk mempercepat pengembangan eksosistem mobil listrik di Indonesia, tetapi juga untuk mengatasi tantangan infrastruktur dan teknologi lokal, serta berontribusi pada pengurangan emisi karbon. Kerja sama ini juga didasarkan pada teori diplomasi bilateral dan keunggulan komparatif dalam perdagangan internasional, menciptakan ketergantungan yang saling menguntungkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-13

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip