ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK PETANI DAN TINGKAT PRAKTIK PENGENDALIAN HAMA TERPADU TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI DI DISTRIK SEMANGGA
DOI:
https://doi.org/10.33061/fksn8k73Abstract
Tanaman padi berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, peningkatan produksinya masih menghadapi kendala berupa serangan hama dan penyakit tanaman serta tingginya ketergantungan terhadap pestisida kimia yang berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga penerapan Pengelolaan Hama dan Penyakit Terpadu (PHT) menjadi penting dalam pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani padi dan hubungannya dengan tingkat praktik PHT, serta hubungan antara tingkat praktik PHT dengan pendapatan petani. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei 2025 di Distrik Semangga, Kabupaten Merauke dengan mewawancarai 39 petani. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi relatif dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di Distrik Semangga didominasi oleh laki-laki, berada pada usia produktif, memiliki tingkat pendidikan relatif rendah, serta pengalaman bertani yang lama. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan tingkat praktik PHT, sedangkan umur dan pengalaman bertani tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Korelasi antara tingkat praktik PHT dengan pendapatan petani tidak signifikan (ρ = 0,228) yang mengindikasikan penerapan PHT belum berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan di Distrik Semangga dalam jangka pendek. Adopsi praktik PHT lebih dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan akses informasi. Agar pertanian berkelanjutan, diperlukan penguatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan petani agar mereka dapat mengadopsi PHT secara optimal.
Kata kunci: PHT, karakteristik petani, pendidikan, pendapatan, pertanian berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amelia Agustina Limbongan, Jefri Sembiring, Abdullah Sarijan, Johana Anike Mendes, Anwar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can separately make additional contractual arrangements for non-exclusive distribution published by the journal (e.g., publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are allowed and encouraged to send their work via online (e.g., in the institutional repositories or their website) after published by the journal.













