Identitas Politik Luar Negeri Indonesia di Masa Reformasi (1999-2014)

Ganjar Widhiyoga & Setyasih Harini

Sari


Sejak kemerdekaannya, Indonesia telah berpartisipasi aktif dalam aktivitas politik internasional. Pola pemerintahan Indonesia sebelum reformasi terpengaruh oleh figur kuat presiden Indonesia, baik Sukarno maupun Suharto, sehingga membuat kebijakan politik luar negeri Indonesia sebelum masa Reformasi pun lekat pada identitas presiden Republik Indonesia. Masa Reformasi dipandang membawa perubahan pada pola pemerintahan Indonesi sehingga menarik mencermati apakah perubahan pola pemerintahan ini berimbas pada perubahan kebijakan politik luar negeri. Penelitian ini meneliti bagaimana peran presiden dalam membangun identitas kebijakan politik luar negeri Republik Indonesia dengan metode kualitatif. Teori yang digunakan sebagai landasan adalah role theory. Hasil penelitian memberi gambaran bahwa masing-masing presiden memberi warna tersendiri pada identitas politik luar negeri Indonesia, termasuk pada rezim presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kata kunci: politik luar negeri, diplomasi, Indonesia, reformasi

Teks Lengkap:

PDF